PT Taru Martani, sebagai pabrik cerutu korporasi pertama di Indonesia, memproduksi beragam jenis cerutu. Salah satunya diberi label Ramayana.

Ukuran Cerutu Ramayana adalah biasa disebut dengan istilah Corona yaitu ukuran sedang dengan diameter 16,5 mm. Cerutu ini menjadi banyak pilihan para penggemarnya.

Harga cerutu ini sangatlah terjangkau, dibuat dengan beragam kemasan yaitu salah satunya isi 10 dan juga isi 5. Harga jualnya dikisaran 50 ribuan.

Sri Sultan HB IX dan juga HB X dikala waktu senggangnya konon sangat menggemari cerutu ini, beliau kerap kali bersantai di Istana Kasultanan Yogyakarta sambil menikmati cerutu yang sangat popular ini.

Cerutu ini termasuk jenis short filler yaitu cerutu yang isiannya adalah daun tembakau rajangan. Rasa cerutu ini juga tidak berubah, bagi penggemar setianya bahwa setiap produksi cerutu Ramayana ini selalu konsisten dari segi tampilan maupun rasa.

Selain cerutu Ramayana, mereka juga memproduksi cerutu Adipati. Cerutu Adipati ini adalah favorit raja raja di Keraton Solo yang salah satunya adalah Paku Alam.

Banyak produk lain dari PT. TARU MARTANI seperti Robusto, Mundi Victor dan lain sebagainya. Mereka juga mengekspor cerutu ke luar negeri dengan pesanan custom yaitu pesanan produk cerutu dengan merk sesuai kehendak si pemesan karena untuk diekspor dan dipasarkan di luar negeri.


Cerutu Bisa Awet Sampai Belasan Tahun

Cerutu Ramayana
Cerutu Ramayana merupakan salah satu produk PT Taru Martani yang menjadi kegemaran raja Yogyakarta (Liputan6.com/ Switzy Sabandar)

Cerutu bisa awet sampai belasan tahun jika dilakukan penyimpanan secara baik dan benar. Penyimpanan cerutu harus baik dan terjaga kelembabannya. Penyimpanan cerutu disebut Humidor yaitu sebuah kotak atau tempat yang sangat terjaga kelembaban dan juga aman dari serangga dan hewan hewan perusak lainnya.

Menikmati cerutu bukanlah seperti sedang merokok. Cerutu tidak dihisap sampai ke paru paru. Menikmati cerutu hanya dimulut saja dan dikumur. Ada kenikmatan dari setiap hisapan cerutu yang bisa dirasakan oleh mulut dan indera perasa kita.

Cerutu banyak digemari golongan menengah ke atas, tapi kini cerutu Indonesia sudah mulai memasyarakat khususnya di Pulau Jawa dan Sumatera.

Apa cerutu kegemaran Anda? Silakan tulis di kolom komentar.
Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa LIKE dan SHARE ya guys.

Silakan LIKE dan SHARE :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.