Banyak Ragam Merk Cerutu Asli Indonesia

Perjalanan Cerutu Indonesia dari Zaman Kolonial

Cerutu berasal dari Amerika Latin, berkembang di Eropa sejak Christopher Columbus mengetahui ada daun (tembakau) yang bisa dihisap dan dinikmati asapnya oleh suku Indian. Semenjak saat itu, cerutu mulai dikembangkan di seluruh Eropa dan disebarkan di seluruh negeri koloni yang dijajahnya, termasuk Indonesia. Cerutu dibawa dari Eropa ke Indonesia melalui negeri kincir angin (Belanda), pada saat kolonialisme Belanda sebelum masa kemerdekaan di Indonesia.

Belanda telah melihat potensi nusantara yang begitu besar dengan berbagai hasil pertanian yang dinilai berkualitas, salah satunya adalah tembakau. Kemudian Belanda membudidayakan cerutu di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya di Deli Sumatera Utara dan di Besuki Jawa Timur. Perjalanan cerutu khas Indonesia dalam berbagai merk pun dimulai sejak saat itu, berikut wilayah pemroduksi cerutu berkualitas dari Indonesia.

  • Deli Serdang Sumatera Utara
Related image
Tembakau Deli

Deli Serdang adalah sebuah Kabupaten di Sumatera Utara yang menjadi penghasil utama tembakau berkualitas nomor satu di Indonesia, bahkan dunia. Tembakau Deli (Nicotiana tobacco) muncul sejak datangnya Jacobus Nienhuys yang mendirikan Deli Maatschappij 1869 dan berada di masa kejayaannya. Hasilnya diekspor ke berbagai belahan dunia, terutama Jerman dan Amerika, tetapi keberadaannya kini semakin kritis karena lahan tembakau yang semakin berkurang. Namun Deli Serdang terkenal sebagai daerah penghasil tembakau terbaik, bukan produk cerutu yang sudah siap pakai.

  • Besuki, Jember, Jawa Timur
Image result for tembakau besuki

Selanjutnya dari Jember Jawa Timur, di Desa Besuki, cerutu di sini menduduki kualitas terbaik nomor 2 dunia, setelah Kuba. Kualitas cerutu yang berhasil itu berasal dari awal penjajahan dan sistem tanam paksa besar-besaran di tahun 1830 oleh Belanda. Penanaman paksa dilakukan oleh gubernur terkenal, Van den Bosch, yang membuat kualitas produksi cerutu di Jember semakin berkembang hingga sekarang

  • Selanjutnya adalah cerutu yang dihasilkan oleh PT. Taru Martani (Daun Kehidupan) di Yogyakarta, yang terkenal di dunia. Taru Martani tergolong perusahaan cerutu tertua di Indonesia sejak tahun 1918, namun namanya memang kurang begitu kesohor dibanding nama produk cerutu yang telah dihasilkannya. Begitupun dengan pabrik cerutu Ko Kwat le & Zonen Sigarenfabrieken, berdiri sejak tahun 1900, puncak kejayaannya sekitar tahun 1927.

Merk Cerutu Indonesia Dari yang Tertua

Perjalanan cerutu khas Indonesia dalam berbagai merk juga dipengaruhi oleh wilayah yang memproduksinya, seperti yang telah disebutkan di atas. Produksi cerutu yang khas dari buatan tangan lokal masyarakat Indonesia yang kini sudah tersisa sedikit jika dibandingkan industri cerutu oleh pabrik rokok. Namun, nama merk yang digunakan tetap atas nama buatan Indonesia, merk-merk tersebut mengalami perkembangan seiring berkurangnya industri cerutu lokal.

Merk cerutu yang tertua di Indonesia hampir sudah bisa terlihat lagi perkembangannya di masa ini, karena adanya berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain karena lahan untuk produksi tembakau milik petani lokal sudah berkurang yang keberadaannya sejak zaman Belanda. Sedangkan, perusahaan modern kini mengambil alih produksi cerutu karena peluang di pasaran mancanegara sangatlah tinggi, berikut merk cerutu Indonesia dari yang tertua.

  1. Salah satu pabrik cerutu tertua di Indonesia, terletak di Pawirokoesoeman Wetan, Tarumanegara, Magelang yakni Ko Kwat le & Zonen Sigarenfabrieken. Pabrik tersebut memiliki cerutu dengan berbagai merk dan diekspor ke Eropa, tempat ini menjadi saksi perjuangan masyarakat melawan penjajah. Merk cerutu terkenal yang dihasilkannya dan diekspor ke Eropa, khususnya Jerman antara lain Pnama-Ster, Missigit-Deli, Deli-Havana, dan Carnaval.
  2. Cerutu dengan nama Mundi Victor Boheme, Senator, dan Elomercio adalah merk cerutu yang dihasilkan oleh Taru Martani 1918 setelah penjajahan.  Perusahaan cerutu ini mengalami kondisi naik-turun sejak masa penjajahan hingga saat ini. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai sebuah perjalanan panjang cerutu khas Indonesia dalam berbagai merk.
  3. Selanjutnya merk cerutu yang dihasilkan oleh BIN, Boss Image Nusantara, yakni Half Corona , Robusto, Half Corona dll yang kualitasnya terkenal di dunia hingga kini.
  4. Cerutu produksi dari perusahaan rokok swasta yang berhasil mendunia lainnya adalah jenis Long Filler cigars antara lain Wismilak Cigars, dan Dos Hermanos (PT. Djarum) sejak 1999 diproduksi oleh PT Djarum. Dos Hermanos (artinya harafiahnya adalah Two Brothers) pada awalnya kurang digemari oleh pasar lokal, namun kini seiring mulai memasyarakatnya cerutu Indonesia, maka Dos Hermanos dan Wismilak sangat digemari oleh penggemar fanatiknya, bahkan produk tersebut menjadi unggulan ekspor ke mancanegara.

Cerutu Premium Indonesia

Image result for dos hermanos cigars
Dos Hermanos (PT. Djarum)
Image result for wismilak cigars
Wismilak Cigars
Image result for bin cigars don agusto
Don Agusto BIN Cigars

Perjalanan Merk Cerutu Indonesia Hingga Kini

Perkembangan industri cerutu sejak masa penjajahan Belanda hingga kini berpengaruh pada perubahan dan perkembangan merk cerutu. Namun, kualitas cerutu yang diproduksi setelah masa penjajahan Belanda tetap tinggi di kelas dunia, tidak kalah dengan merk-merk mancanegara. Meskipun begitu, produksi cerutu lokal masyarakat sedang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan produksi perusahaan swasta, yakni dari PT. Djarum dan Wismilak.

Perjalanan cerutu khas Indonesia dalam berbagai merk menjadi catatan sejarah yang penting bagi perkembangan ekonomi Indonesia sejak masa kolonial. Kolonialisme Belanda sebenarnya juga turut menyumbangkan prestasi penting untuk bangsa Indonesia agar mengembangkan potensi alamnya yang sangat kaya raya. Karena, pada akhirnya bangsa Indonesia juga bisa lepas dari Belanda, dan mandiri dalam memproduksi serta mengembangkan cerutu hingga mancanegara.

Kini sangat disayangkan karena produk cerutu olahan lokal dari masyarakat yang diolah dengan menggunakan teknik secara tradisional semakin berkurang. Padahal, cerutu yang bahan-bahannya dipilih dan diolah secara manual dapat menghasilkan cita rasa dan kualitas luar biasa di dunia. Namun, hal itu tidak menjadi masalah ketika terdapat perusahaan swasta yang tetap menjaga keberadaan produksi cerutu yang dipasarkan secara mendunia.

Perusahaan swasta tersebut telah dianggap berhasil dalam melestarikan perkembangan cerutu di Indonesia, dan berinovasi dengan berbagai produk cerutunya. Merk Wismilak dan Dos Hermanos hingga kini tetap menjadi unggulan kualitas dunia dan tetap populer di kalangan masyarakat Indonesia. Kedua merk tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah hasil cipta karya dari perusahan swasta, yakni PT Wismilak Inti Makmur dan PT Djarum Indonesia.

Panjangnya perjalanan cerutu di Indonesia memperlihatkan bahwa perkembangannya di Indonesia telah mengalami berbagai masa sulit. Hal tersebut menunjukkan bahwa cerutu adalah produk penting yang juga dilestarikan dengan salah satu manfaatnya sebagai penurun kecanduan terhadap rokok kretek. Seorang penikmat cerutu, bisa jadi dia tidak suka merokok (seperti halnya saya yang tidak merokok).

Silakan LIKE dan SHARE :

One Reply to “Perjalanan Cerutu Khas Indonesia dalam Berbagai Merk”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.